Hewlett Packard 15-ec0010nr 156 Ryzen 5 Laptop Reviews

Pembukaan

Seri Pavilion Gaming merupakan laptop gaming entry level dari HP yang dihadirkan buat kalian yang gak sanggup beli seri Omen. Seri Pavilion Gaming 15 ini punya beberapa SKU. Kalo sebelumnya kami pernah uji yang versi Intel-nya, kali ini ada dua SKU yang sama-sama pake AMD Ryzen. CPU Rryzen 7 dengan GPU GTX 1650 4GB dan ryzen v dengan GPU 1050 3GB.

Dua laptop ini udah kayak kembar, soalnya punya fisik, dimensi, sama tampilan yang sama persis. Perbedaan hanya terdapat pada spesifikasinya yaitu CPU, GPU, ability adaptor dan storage-nya. Diluar itu, semuanya sama.

Spesifikasi

Seri Pavilion Gaming ini ternyata punya beberapa SKU yang dibedakan menurut spesifikasinya. Biar gak bingung, SKU untuk Ryzen 5 dan Ryzen 7 yang kami uji masing-masing punya nama lengkap HP Pavilion Gaming 15-ec0001AX dan HP Pavilion Gaming 15-ec0002AX. Dan untuk spesifikasi-nya bisa dilihat di tabel berikut ini.

Desain

Seperti yang kami bilang sebelumnya, dua laptop ini udah kayak kembar. Fisik dan tampilannya sama semua. Dan gak kayak seri Omen yang kental banget aura gaming-nya, seri Pavilion Gaming keliatan lebih kalem. Tampilannya minimalis tapi bernuansa modern dan kekinian. Seluruh bodi-nya dilapisin metal di bagian cover. Dibagian tengahnya ada logo HP warna argent. Dan didekat keyboard malah punya bahan lebih soft. Asiknya, lapisan ini gak bikin gampang kotor sama tangan. Buat di sisi belakangnya gak dibikin kotak, tapi agak sedikit miring. Hinge-nya juga dibikin lebih panjang, gaak kayak versi Intel-nya yang lebih pendek, ini yang bikin layar-nya bisa dibuka pake satu tangan aja. Lebih asik sih, udah gitu meski murah, tapi kesan premiumnya masih dapet.

Dimensi

Seri ini masih mengusung dimensi yang tipis dan ringan. Dua-duanya juga punya dimensi yang sama persis. Untuk panjangnya 36 cm dan lebarnya 25,7 cm. Buat ketebalannya yaitu 2,35 cm. Meski gak tipis-tipis amat, tapi ingat, ini termasuk laptop gaming lho apalagi GPU-nya gak pake embel embel Max-Q. Jadinya ya tetap terbilang tipis lah meski bukan yang paling tipis. Dan untuk bobotnya, cuma two,two kg. Masih nyaman dan gak terlalu bikin pegel lah pas dibawa-bawa di dalem tas.

Layar

Punya ukuran dan resolusi yang sama, layar IPS-nya pake bikinan AU Optronics. Tapi tipe yang dipake-nya ternyata beda, kalau yang Ryzen v pake tipe B156HW02. Terus yang Ryzen 7 pake tipe AUO20ED. Bedanya dimana? Sesuai CPU yang dipake, spek console yang dipake Ryzen 5 ternyata lebih rendah. Untuk yang Ryzen 5, layarnya punya sRGB 68%, NTSC 60%, dan AdobeRGB 51%. Dan untuk yang Ryzen 7 lebih bagus, layarnya punya sRGB 99%, NTSC 45%, dan AdobeRGB 77%. Dan keduanya  sama-sama refresh charge per unit 60Hz. Buat kenyamanan mata, udah pake anti-glare jadi gak bakal silau kena pantulan cahaya. Dan karena udah IPS, jadi tetap bagus pas diliat dari berbagai sisi. Cuma kalo dari tingkat kecerahan, yang versi Ryzen seven keliatan lebih baik dan lebih terang.

Keyboard

Punya full-sized keyboard, tombol-tombolnya pake font  yang sama dengan versi Intelnya. Udah pake backlit satu warna yaitu hijau yang punya dua tingkat kecerahan. Kalo kami sih lebih suka satu warna ini ya dibanding RGB yang rame. Tapi ya ini sesuai selera masing-masing sih. Untuk layout-nya udah ada surface area numpad, ada tombol multimedia, bezel keyboardnya tipis, dan ada lampu notification di tombol Caps Lock. Jadi bisa ketahuan kalo capslock lagi aktif. Udah gitu tombol Power-nya juga kepisah. Gak didalam area keyboard. Untuk feel-nya, juga cukup asik dan ga ada masalah. Apalagi kalo udah terbiasa dipake. Tombol-tombolnya terasa empuk dan travel fundamental-nya rendah.

Touchpad

Rata-rata touchpad laptop entry level punya tampilan dan kenyamanan yang sama. Standar aja.  Untuk built quality touchpad ini mirip mirip dengan laptop entry level lainnya. Terasa pas mau klik kiri atau kanan yang mesti ditekan agak keras. Tapi buat landasannya sih cukup kesat dan enak buat navigasi. Ga ketinggalan, touchpad ini udah support multi gesture sampai penggunaan empat jari.

Webcam

Webcamnya punya resolusi 720p dan gak ada yang unik sih disini. Posisinya standar aja diatas karena bezel yang dipake laptop ini emang gak tipis-tipis amat. Hasil tangkapan gambar cukup baik dengan pergerakan obyek yang tertangkap terlihat mulus dan tidak patah-patah.

Baterai

Kami suka banget sama daya tahan baterai keduanya. Meski punya nama gaming, laptop ini ternyata punya baterai yang cukup lama untuk dipake buat aktifitas ringan. Keduanya punya baterai dengan kapasitas 52,v Wh. Tapi karena CPU-nya beda, ternyata hasil test baterainya juga beda. Menggunakan PCMark Battery Life dengan skenario mode ability saver, effulgence terendah dan wifi dimatikan, keliatan kalo daya tahan yang versi Ryzen 5 lebih lama. Untuk versi Ryzen 5, hasil pengujian baterai bertahan sampai 6 jam 45 menit. Dan untuk versi Ryzen seven bisa bertahan sampai 6 jam 18 menit. Gak jauh sih beda-nya. Dan secara umum, daya tahan ini terbilang paling lama selama pengujian untuk laptop gaming entry level. Karena hampir sebagian besar biasanya paling lama cuma sama 4 jam aja. Mantap lah.

I/O Port

Di sisi kanan ada, SD card reader, jack sound 3.5mm, USB 3.1 type-C,  LAN port, USB 3.i Gen 1 blazon-A, dan HDMI. Dan di sisi kiri cuma ada port USB 3.1 Gen ane type-A dan DC-in. Untuk laptop entry level, konektivitas-nya ini hampir sempurna. Cuma kalo boleh milih, kami suka kalau posisi port numpuk di sisi kiri, bukannya kanan. Kenapa? Karena ini akan membuat tangan bebas hambatan saat menggunakan mouse. Tapi kalo buat yang pake mouse kidal sih posisi ini udah asik.

Upgradability

Opsi untuk upgrade-nya sama. Cuma kalo yg Ryzen five cuma ada SSD. Jadi kalian masih bisa nambah HDD 2,5 inci sama masih ada satu slot memori RAM yang kosong. Nah buat yang Ryzen 7, tinggal slot RAM aja yang masih ada sisa satu. Karena dua-duanya masih eight GB yang artinya cuma single channel, disarankan banget buat nambah satu keping 8 GB lagi biar jadi dual aqueduct agar lebih optimal di AMD Ryzen. Oiya, RAM-nya ternyata pake ram dengan rating 3200 MHz yang cukup kencang. Tapi masalahnya, pada CPU ini melimitasi clockspeed di 2400mhz, jadi memory yang berjalan pada laptop ini 2400 MHz.

Storage

Sesuai sama harga dan spek-nya, versi Ryzen 7 jelas punya spek lebih baik. Ini bisa dilihat dari diberikannya dua storage berupa SSD dan HDD. Yang satu 256 GB dan satunya 1 TB. SSD-nya udah support One thousand.two NVMe PCIe x 4 yang punya performa kencang. Untuk penyimpanan besar, ada HDD one TB yang punya kecepatan 7200 RPM yang terbaik dikelasnya. Sedangkan untuk versi Ryzen 5, hanya diberi satu storage saja. Tapi dikasihnya SSD dengan interface M.2 NVMe PCIe x 4 dengan kapasitas lumayan yaitu 512 GB. Kecepatan baca dan tulisnya terbilang kencang dengan skor yang ditunjukkan Crystal Disk Mark.

Sound

Semua lini laptop gaming-nya udah pake sound dari bang & Olufsen . Ini jelas keren dong dibanding cuma speaker biasa. Posisi speaker ada di atas keyboard yang secara logika, suaranya bakal langsung kedengeran tanpa hambatan. Bentuk speakernya juga unik dan memanjang dengan motif timbul di beberapa area. Biar optimal, ada pengaturan dari Software yang namanya B&O Audio Control. Disini bisa ngatur equalizer. Bisa secara transmission, bisa juga milih preset yang ada. Pas diaktifin, suara kedengeran lebih kenceng tapi treble-nya terlalu dominan.

Suhu

Untuk cooling-nya, dibagian dalam udah pake dua fan yang ditemani dengan dua heatpipe. Saat pengujian suhu CPU saat kondisi total load, kami melakukan stress test menggunakan AIDA64. Dari pengujian kami, anehnya Ryzen 5 menghasilkan suhu rata-rata yang lebih panas dibanding Ryzen vii. Dari Cadre Temp terpantau suhu CPU Ryzen vii rata-rata yaitu 77 derajat selama pengujian 15 menit. Sedangkan untuk Ryzen 5 mencapai rata-rata tertinggi yang mencapai 82 derajat. Meski demikian, frekuensi clock keduanya berjalan tinggi sehingga panas tersebut menurut kami masih dimaklumi.

Performance

Kami akui untuk performa, terlihat Ryzen mampu menjalankan tugasnya sesuai dengan apa yang ditawarkan. Semua frekuensi clock pada kedua CPU tersebut mampu berjalan di angka yang tinggi, diatas base of operations clock. Saat stress exam, clock kedua CPU tersebut tetap tinggi. Ryzen vii di sangka iii,2 GHz dan Ryzen 5 stabil di angka iii,1 GHz. Untuk skor benchmark, keliatan perbedaannya cukup lumayan saat performa di single core dan multi core performance kelihatan mirip mirip. Hal ini bisa jadi dikarenakan libation dan TDP yang dituning oleh HP sendiri.

Sedangkan untuk performa GPU-nya, Ryzen five yang ditandem dengan GTX 1050 di beberapa skenario gaming mampu berjalan cukup baik. Untuk performa gaming yang mulus, kalian masih bisa mengaturnya di pilihan detail Medium dan Low. Sedangkan untuk perfoma Ryzen 7 dan GTX 1650, performa-nya juga beda-beda tipis. Namun perbedaan skor mencolok sempat terasa saat menjalan game GPU spring seperti Ascent of the Tomb Raider danFinal Fantasy, di  Apex Legends pun cukup beda perbedaannya. Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat dari tabel berikut ini.

Kesimpulan

HP Pavilion Gaming 15 keliatan mencoba nawarin berbagai pilihan dengan hadirnya beragam SKU dari berbagai kubu. Ada Intel, ada AMD, ada Radeon dan juga ada pilihan seri GeForce. Jadi konsumen bisa bebas milih sesuai dengan kebutuhannya. Tapi kalo liat performa sih, keduanya udah kencang dan pas sesuai ekspektasi dari spesifikasinya. Ini keliatan pas stress test dimana frekuensi clocknya berjalan cukup tinggi. Cuma kalo dibandingin antara versi Ryzen 5 dan Ryzen vii, selisihnya sih gak terlalu jauh-jauh amat. Udah gitu suhunya juga masih terbilang nyaman dan aman. Mungkin ini disebabkan mempunyai core dan thread yang sama dan tuning pada Ryzen 5 pun cukup maksimal.

Udah gitu kalo diliat dari tampilannya juga gak malu-maluin. Cukup keren meski minimalis. Dimensinya pas gak kegedean dan gak berat. Ada backlit warna hijau yang keliatan bikin adem. Untuk pilihan upgrade-nya juga asik karena semua ada. Dan yang juga kami suka adalah daya tahan baterainya. Paling awet dikelasnya. Jadi kalo buat aktivitas ringan kayak ngetik-ngetik atau browsing cyberspace di pas kerja atau nongkrong, masih aman deh meski gak ada listrik di sekitar kita.

Nah untuk harganya, lagi lagi HP mendapatkan kategori paling murah dengan performa dan fitur yang hampir sempurna. Buat yang versi Ryzen v, laptop ini dibanderol dengan harga 9.999.000. Terus buat yang versi Ryzen vii-nya dibanderol dengan harga Rp13.999.000. Lumayan lah, perbedaan yang brand sense menurut kami.

bradleyhiplace.blogspot.com

Source: https://pemmzchannel.com/2019/11/05/review-hp-pavilion-gaming-15-ryzen-5-dan-ryzen-7-duo-ryzen-yang-sama-sama-keren-tapi-murah/

0 Response to "Hewlett Packard 15-ec0010nr 156 Ryzen 5 Laptop Reviews"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel